BLOG

Tips Untuk Merekrut Karyawan Ketika Pertama Kali Membuka Usaha

24 May 2018

Ketika usaha Anda sudah semakin berkembang, tentu usaha tersebut tidak mungkin Anda jalankan sendiri. Tentu Anda akan membutuhkan bantuan dari orang lain untuk menjalankan usaha tersebut. Dalam dunia bisnis, merekrut seorang karyawan termasuk ke dalam salah satu tantangan terberat yang harus dihadapi. Perekrutan karyawan menjadi salah satu momok bagi para pengusaha karena harus menggantungkan sebagian usaha miliknya ke orang lain.

Nah, berikut cara dan beberapa tips untuk Anda yang ingin merekrut karyawan ketika pertama kali membuka usaha.

Mulai dengan menerjemahkan Kebutuhan dan Harapan Anda

Awali dulu cara merekrut karyawan Anda dengan menentukan apa saja yang dibutuhkan dan apa yang Anda harapkan. Pastikan dengan spesififk pekerjaan seperti apa yang ingin Anda tawarkan ke pasar tenaga kerja, apa saja tugas mereka, apa saja yang Anda harpkan bisa mereka berikan kepada Anda dengan pekerjaan mereka, kualitas apa yan Anda harapkan dan bantuan apa yang dibutuhkan.

Terkadang hal yang bisa Anda lakukan dalam poin ini adalah apa masalah yang Anda estimasi bisa terselesaikan dengan adanya karyawan tambahan ini, tugas apa saja yang anak diringankan dengan kehadiran karyawan ini, dan karakter apa yang akan sesuai dengan pekerjaan serta bidang usaha yang Anda geluti.

Pengalaman di Bidang Pekerjaan yang Sedang Dijalani

Langkah yang harus Anda lakukan adalah menanyakan pada calon karyawan Anda mengenai pengalaman kerjanya di bidang tersebut. Jika sudah, sebagai perekrut, Anda boleh sedikit menguji kemampuannya dalam bekerja sehingga Anda pun bisa mengetahui seberapa luas ia menguasai bidang keahliannya.

Jika Anda mendapatkan seorang karyawan baru dan sudah memiliki pengalaman, Anda juga bisa menghemat banyak waktu untuk memberikannya sebuah pelatihan. Melalui pengalaman ini pula calon karyawan tersebut lebih cepat mengetahui apa yang harus dilakukan ketika bekerja dengan begitu Anda bisa menghemat banyak waktu dan juga biaya dalam merekrut karyawan.

Tingkat Pendidikan Tidak Selamanya Utama, Melainkan Pandai dalam Berpikir

Kini tingkat pendidikan bukanlah hal yang utama, dalam merekrut karyawan hal yang terpenting adalah calon karyawan Anda mampu berpikir cermat, cepat, dan tepat ketika melakukan pekerjaan. Terkadang karena memiliki keterbatasan biaya membuat seseorang yang pintar harus putus sekolah, dan mungkin calon karyawan Anda salah satunya.

Ketika Anda menerimanya sebagai karyawan, berarti Anda pun berperan untuk meringankan bebannya. Apalagi usaha yang Anda jalani adalah bisnis UKM, tidak ada salahnya membantu orang lain dengan memberikannya pekerjaan.

Rekrut Berdasarkan Attitude-nya

Jika dalam posting-an lowongan pekerjaan di usaha Anda sudah dilengkapi dengan define keahlian yang dibutuhkan dan Anda pun sudah melakukan interview dengan para kandidat, tentu Anda akan menemukan kesulitan untuk memilih ketika hasil interview Anda menyisakan lebih dari satu orang saja. Lalu bagaimana cara yang tepat untuk memilih mereka?

Caranya mudah, Anda hanya perlu melihatnya dari attitude atau sikap dari setiap kandidat yang tersisa. Pilihlah kandidat yang tidak tertarik karena gaji ataupun jabatan yang Anda tawarkan, melainkan dari sikanya yang sangat bersemangat dan tertarik pada posisi tersebut. Biasanya orang-orang seperti ini akan tidak sabar untuk segera memulai pekerjaannya dan bertanya mengenai hal-hal seputar pekerjaan yang akan dilakukan olehnya.

Temukan Kandidat dalam Akun Sosial Medianya

Di zaman yang serba canggih seperti ini, sebenarnya Anda mampu mengenal lebih dalam lagi para calon kandidat tersebut dari mana saja, salah satunya sosial media. Kini akun sosial media bisa menjadi cermin karakter seseorang dan secara tidak langsung mengungkap seperti apa diri mereka. Dari akun media sosial ini, Anda juga bisa menemukan beberapa informasi personal yang bisa dijadikan sebagai nilai tambah bagi Anda.

Temukan Kandidat dari Rekomendasi Orang Terdekat Anda

Jika Anda ingin segar mendapatkan karyawan yang berkualitas, Anda bisa meminta rekomendasi dari orang terdekat atau orang yang Anda percaya. Biasanya orang yang direkomendasikan ini setidaknya sudah memiliki pengalaman dan kemampuan yang mumpuni. Sehingga Anda hanya perlu melakukan wawancara untuk memastikan apakah kandidat tersebut cocok atau tidak.

Namun, hal yang perlu Anda perhatikan dalam poin ini adalah pastikan orang yang merekomendasikan kepada Anda adalah orang yang benar-benar mampu memilih dan membaca seseorang layak untuk dijadikan sebagai karyawan atau tidak.

Nah, itulah beberapa cara dan tips merekrut karyawan untuk Anda yang baru pertama kali mendirikan usaha. Ketika memilih karyawan pastikan Anda sudah benar-benar memperhatikan apa saja yang Anda butuhkan supaya Anda bisa mendapatkan karyawan yang sesuai dengan harapan dan dapat membantu pertumbuhan usaha Anda sendiri.